Home Umum Mau kemana Olahraga Indonesia ?

Who's Online

We have 21 guests online

Statistics

Content View Hits : 17424

Login Form



Mau kemana Olahraga Indonesia ? PDF Print E-mail
Written by Ria Loemintuarso   
Friday, 18 December 2009 10:25

Catatan dari 25 Th, Sea Games Laos, Vientiane 2009

Sejak mengikuti Pesta olahraga semananjung asia tenggara hingga dekade 80 an Indonesia  selalu merajai perolehan medali. Itu wajar karena kita memiliki penduduk dengan jumlah yang besar dibanding negara lain di Asia tenggara. Peta dominasi kekuatan olahraga Indonesia di kawasan Asia tenggara mulai terganggu sejak dekade 90 an. Di era itu Thailand mulai menampaki langkah untuk mulai mengambil alih dominasi kekuatan.  Tahun 1995 saat Sea Games dilaksanakan di Thailand, Thailand tampil memimpin perolehan medali. Untungnya pada tahun 1997 Indonesia kembali menjadi tuan rumah sehingga dominasi kembali ke tangan Indonesia karena cabang dan nomor yang dipertandingkan memang banyak unggulan atlet kita.
Namun setelah itu prestasi kita selalu menurun 1999 di urutan 3, 2001 di urutan 4, 2003 urutan 4 dan 2005 urutan 5 dan 2007 urutan 4. Tahun ini kita berharap bisa masuk urutan 3. Kita lihat betapa sulitnya untuk jadi yang terbaik......
Mengapa ini semua terjadi ?

Tahun 1998 - ketika Indoneisa mengalami krisis multidimensional semua sistem porak poranda termasuk sistem pembinaan olahraga di Indonesia yang miskin kompetisi, miskin partisipasi, semua orang bergelut untuk ekonomi.
Tahun 2000 - banyak politikus dan mantan pejabat negara yang mendadak jadi narapidana, dan sebagian besar dari mereka pembina olahraga (Bob Hasan, Rahadi ramelan, dll) sehingga sistem pembinaan olahraga semakin parah. Sementara anggaran pemerintah untuk olahraga semakin dipangkas, menporapun dieliminasi saat pemerintahan Gusdur. Maka lengkaplah kehancuran pembinaan prestasi olahraga kita.

Sementara negara lain semakin getol membina kejayaan dan kebanggaan negara melalui olahraga. Thailand menjadi negara yang paling mengambil keuntungan dari keruntuhan sistem pembinaan olahraga Indonesia. kekuatan baru muncul dari Vietnam, manakala sistem politik mereka mulai terbuka, dan investasi asing berpindah ke vietnam. Maka mereka mulai memperhatikan olahraga dengan serius, apa lagi saat mereka menjadi penyelenggara Sea games 2003, maka kekautan mereka tidak terbendung.

Disamping krisis yang menghajar Indonesia... harus diakui bahwa pelatih Indonesia paling sulit untuk bisa menerima IPTEK dengan baik karena faktor bahasa. Pada setiap kesempatan seminar dan penataran pelatih di tingkat internasional, pelatih Indonesia bisa dikatakan selalu menjadi pelengkap penderita dalam diskusi maupun penyerapan ilmu. Sedangkan negara seperti Singapore, malaysia dan Pilipina selalu leading dalam hal itu. Sementara Thailand dan Vietnam memiliki kelebihan yang lain secara internal dalam mensikapi IPTEK, dimana mereka memperbaiki sistem pendidikan olahraga dan kesehatan di universitas2 mereka. Merka melakukan berbagai cara untuk dapat memahami tex book asing yaitu dengan penterjemahan.

Sisi lain yang tidak kalah pentingnya yaitu manajemen olahraga di Indonesia yang belum baik, sehingga selalu terjadi keributan menjelang Pesta Olahraga Multi Event seperti Sea games dan Asian Games. Ini terjadi dengan adanya pertikaian kepentingan dan kekuasaan untuk saling berebut melakukan pembinaan. (Ribut-ribut PAL/Menpora dan KONI).

Namun dari semua alasan tersebut, yang paling mengenaskan adalah runtuhnya nasionalisme bangsa Indonesia yang lebih mementingkan daerah di PORDA dan PON karena bonus medai yang sangat besar, sehingga mereka lebih memilih juara di PON dari pada di Sea Games.
Tahun ini pemerintah mencoba menjanjikan bonus 200 juta untuk medali emas... kita tunggu hasilnya.

Adakah jalan untuk kembali menaikkan pamor Olahraga Indonesia di tingkat Asia tenggara, bahkan kalau perlu tingkat Asia dan Dunia ?. Ada beberapa konsep dasar yang seharusnya dilakukan untuk meningkatkan kembali pamor negeri tercinta lewat olahraga.

1. Sport culture
Budaya olahraga atau biasa disebut juga Sport for All dimana pemerintah maupun masyarakat perlu untuk menggerakkan kembali pemasalan dan kebiasaan berolahraga agar secara umum bangsa Indonesia terutama generasi mudanya menjadi Fit kembali. Paradigma dokter bagi si sakit perlu ditambahkan dengan Olahraga. Olah raga menjadi solusi sehat bagi bangsa kita. Dulu kita pernah punya slogan “mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga”

2. Sport Education atau Olahraga Pendidikan, dimana sekolah perlu merancang sistem pembelajaran pendidikan jasmaninya yang betul-betul berkualitas dan berarti serta memiliki dampak signifikan bagi kesehatan siswa. Sebaliknya olahraga dapat beguna sebagai sarana pendidikan dalam rangka membentuk karakter bangsa. Karena bagian terbesar generasi muda Indonesia adalah pelajar dan mahasiswa. Jadi antara sport dan education harus menjadi satu kesatuan nafas generasi muda kita.

3. Sport Performace atau olahraga Prestasi. Kalau dua faktor di atas yang berfungsi sebagai pondasi dan dinding itu baik , maka otomatis yang ketiga ini akan dengan mudah membangun atap olahraga prestasi. Bakat akan bermunculan, dukungan masyarakat serta sponsor dan media akan dengan senang hati mensupport sistem pembinaan prestasi.
Jadi konsep grand strategi membangun olah raga  sebetulnya hampir sama dengan kita membangun rumah prestasi.

Majulah Olahraga Indonesia, majulan bangsa Indonesia (end: aj/18L).

(Ria Loemintuarso, warga Askarlo dan pemerhati olahraga)

Note : Foto diambil dari google search, sebagai pelengkap gambar artikel

 

 

Comments  

 
0 #2 Aan Juanda 2009-12-18 18:38
Setuju Kang Sis…, tulisan yang menarik, memberi perspektif baru bagi orang awam olahraga macam saya ini. Sisi lainnya, ini satu bukti lagi begitu beragamnya profesi dan kemampuan yang dimiliki warga Askarlo. Berharap tulisan-tulisan dulur dari profesi lainnya segera menyusul untuk didonasikan di rumah Askarlo kita ini. Kita tunggu bersama...
Quote
 
 
+1 #1 Roedy Siswanto Widodo 2009-12-18 13:04
Lhuur...apik tulisanmu ...apik maneh nek njenengan gelem dadi pejabat sing iso membuat peraturan demi kemajuan olahraga kita ...Kita memang butuh ilmuwan dalam bidang apapun yang punya integritas kanggo bangsa iki ...Maju olahraga Indonesia....
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh